Epi Kampai Dilewakan Menjadi Datuak Rajo Bandaro Dalam Alek Adat Surantih Baralek Gadang

  • Jul 26, 2025
  • Wandi Jusri
  • Kabar Pessel news

Surantih, pilarnagari.kim.id, Pesisir Selatan – Ratusan pasang mata menyaksikan peristiwa bersejarah yang berlangsung di Lapangan Gadih Basanai, Nagari Surantih, Kecamatan Sutera, Sabtu (26 Juli 2025). Dalam alek adat “Surantih Baralek Gadang”, sebanyak 13 tokoh dilewakan menjadi Datuak, salah satunya adalah sosok karismatik Epi Kampai, yang kini resmi menyandang gelar Datuak Rajo Bandaro.

Bukan sekadar tokoh adat, Epi Kampai merupakan salah satu tokoh masyarakat yang sangat berpengaruh dan dihargai di Kabupaten Pesisir Selatan, khususnya di Kecamatan Sutera. Ia dikenal luas atas kiprahnya sebagai mantan anggota DPRD Kabupaten Pessel selama tiga periode, dan saat ini menjabat sebagai Sekretaris Kerapatan Adat Nagari (KAN) Surantih.

Prosesi pelewakan berlangsung meriah dan penuh semangat. Epi Kampai diarak dari Kampung Ujung Air menuju lokasi acara dengan iringan odong-odong dan jamba badagang yang dibawa oleh ibu-ibu Bundo Kanduang, diiringi tabuhan gandang tasa dan sorak sorai masyarakat.

Alek adat ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh adat:
Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni, SH, MH
Wakil Bupati H. Risnaldi Ibrahim
Ketua LKAAM Kabupaten Pessel
Ketua LKAAM Kecamatan Sutera dan Lengayang
Niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, Bundo Kanduang, dan tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai nagari.

Dalam sambutannya, Bupati Hendrajoni mengapresiasi kuatnya semangat masyarakat Surantih dalam menjaga adat istiadat Minangkabau:

> "Pelantikan Datuak ini bukan hanya prosesi adat, tapi merupakan regenerasi kepemimpinan yang sangat penting. Sosok seperti Epi Kampai, yang telah banyak berkontribusi untuk daerah, sangat tepat menerima gelar ini. Saya percaya beliau akan membawa energi positif dalam membina nagari dan anak kemenakan."

Ketua LKAAM Kecamatan Sutera menegaskan bahwa tokoh-tokoh yang dilewakan hari ini memiliki tanggung jawab besar:

> "Datuak bukan hanya gelar kehormatan, tapi pemikul amanah. Kita berharap Epi Kampai DT. Rajo Bandaro, dengan segala pengalaman dan wibawanya, bisa terus menjaga keharmonisan adat dan menjadi teladan bagi generasi muda."

Dalam suasana haru dan hangat, Epi Kampai menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Nagari Surantih, khususnya warga Kampung Ujung Air:

> "Saya sungguh tersentuh dengan sambutan dan dukungan masyarakat. Terima kasih kepada seluruh niniak mamak, Bundo Kanduang, dan anak nagari. Gelar Datuak ini adalah kehormatan besar yang akan saya jaga dengan sepenuh hati demi kebaikan nagari yang kita cintai."

Sebagai penutup alek, masyarakat bersama-sama menikmati makan bajamba, simbol kebersamaan dan persatuan dalam adat Minangkabau, yang disiapkan oleh Bundo Kanduang dari seluruh penjuru nagari.*Wandi*