Harapan Warga Nagari Salido Untuk Membangun Kembali Jembatan Saribulan
- Feb 19, 2025
- Wandi Jusri
- Kabar Nagari
Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai, Pilarnagari.kim.id -Masyarakat Nagari Salido terus berharap agar pemerintah daerah Kabupaten Pesisir Selatan yang akan datang di bawah kepemimpinan Bupati Hendrajoni dan Wakil Bupati Risnaldi segera merealisasikan pembangunan kembali Jembatan Saribulan yang hancur.
Jembatan Saribulan: Akses Vital yang Lumpuh
Jembatan Saribulan merupakan akses utama yang menghubungkan Nagari Salido dengan Nagari Koto Rawang di Kecamatan IV Jurai. Sebelum mengalami kerusakan parah, jembatan ini menjadi jalur utama bagi masyarakat untuk beraktivitas, baik dalam urusan perdagangan, pendidikan, maupun akses ke fasilitas kesehatan. Namun, setelah jembatan ini hancur, masyarakat harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh, sehingga menambah biaya transportasi dan memperlambat pergerakan barang dan orang.
Kerusakan jembatan ini tidak hanya berdampak pada masyarakat Salido, tetapi juga mempengaruhi roda perekonomian di daerah sekitar. Para pedagang yang biasa menjual hasil pertanian dan hasil laut di Nagari Koto Rawang kini mengalami kesulitan karena biaya operasional meningkat. Hal ini juga dirasakan oleh para petani dan nelayan yang menggantungkan pendapatan mereka pada kelancaran distribusi hasil panen dan tangkapan laut.
Suara Masyarakat: Harapan dan Keprihatinan
Menurut Yusrizal (45), seorang warga Nagari Salido, keberadaan jembatan ini sangat vital dalam kehidupan sehari-hari. "Dulu kami bisa langsung membawa hasil pertanian dan hasil laut ke pasar dengan cepat, tapi sekarang harus memutar jauh. Biaya transportasi jadi lebih mahal, bahkan ada beberapa petani yang terpaksa mengurangi jumlah hasil panennya karena sulitnya akses," ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Pemuda Nagari Salido, Riko Pratama, juga menekankan pentingnya pembangunan kembali Jembatan Saribulan. "Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kesejahteraan masyarakat. Kami berharap pemerintahan yang baru bisa segera mengambil langkah nyata untuk membangun kembali jembatan ini. Jangan sampai masyarakat terus mengalami kesulitan seperti sekarang," katanya.
Selain itu, Firman Joni S.Sos Dt Gamuak, salah satu Niniak Mamak di Nagari Salido, turut menyuarakan harapannya kepada pemerintah daerah. "Jembatan Saribulan adalah urat nadi bagi warga di sini. Tanpa jembatan ini, mobilitas warga sangat terganggu dan berdampak pada perekonomian. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar pembangunan jembatan ini dapat segera direalisasikan," ujarnya dengan penuh harap.
Aspirasi yang Telah Disampaikan ke Pemerintah
Sejumlah tokoh masyarakat dan pemerintah nagari telah menyampaikan aspirasi ini ke tingkat kabupaten. Mereka berharap pembangunan jembatan dapat masuk dalam prioritas utama program infrastruktur daerah. Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya menjadikan ini sebagai rencana di atas kertas, tetapi juga segera mengalokasikan anggaran dan memulai proses pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di bawah kepemimpinan Hendrajoni dan Risnaldi diharapkan dapat melihat persoalan ini sebagai sesuatu yang mendesak. Infrastruktur yang baik merupakan kunci bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat Salido menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah dalam merealisasikan pembangunan kembali Jembatan Saribulan.
Kini, masyarakat terus berharap agar pembangunan kembali jembatan tersebut segera terealisasi. Harapan mereka sederhana: akses yang lebih mudah, ekonomi kembali tumbuh, dan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh warga.*Wandi*