Kapolsek Lengayang Iptu Faisal Saputra SH Kunjungi Kampung Anti Narkoba Dusun Solok Padi-Padi, Dorong Sinergi Dalam Pemberantasan Narkoba
- Feb 22, 2025
- Wandi Jusri
- Narkoba dan Kriminal
Lengayang , pilarnagari.kim.id – Dalam upaya memperkuat komitmen pemberantasan narkoba di wilayah Pesisir Selatan, Kapolsek Lengayang, Iptu Faisal Saputra, melakukan kunjungan kerja ke Kampung Anti Narkoba yang terletak di Dusun Solok Padi-Padi, Nagari Lakitan Utara Jumat (21/2/2025) Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan serta memperkuat koordinasi menjelang kedatangan Kapolres Pesisir Selatan dalam agenda serupa.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Walinagari Lakitan Utara, Aprizal Datuak Bagindo Kayo, beserta jajaran pengurus Kampung Anti Narkoba, yang terdiri dari Ketua Endriyanto, Wakil Ketua, dan Sekretaris. Kedatangan Kapolsek disambut hangat oleh masyarakat dan pengurus kampung yang selama ini aktif menggerakkan program pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Harapan Besar Masyarakat terhadap Dukungan Pemerintah
Dalam sambutannya, Ketua Kampung Anti Narkoba, Endriyanto, mengungkapkan apresiasi terhadap dukungan kepolisian dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian menjadi bentuk nyata komitmen penegak hukum dalam membantu masyarakat menghadapi ancaman narkotika yang semakin meresahkan.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari Kapolsek Lengayang dan jajarannya. Namun, kami juga berharap ada dukungan yang lebih luas, terutama dari pemerintah daerah dan Kapolres Pesisir Selatan, untuk memperkuat program ini secara berkelanjutan,” ujar Endriyanto.
Ia menegaskan bahwa Kampung Anti Narkoba membutuhkan pembinaan lebih lanjut, baik dalam bentuk sosialisasi, edukasi, maupun fasilitas pendukung lainnya agar kegiatan yang telah berjalan dapat memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.
Kominfo Pessel Beri Kontribusi Nyata
Selain dukungan dari kepolisian, Kampung Anti Narkoba Dusun Solok Padi-Padi juga mendapat perhatian dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pesisir Selatan. Endriyanto mengungkapkan bahwa Kominfo Pessel akan memasang layanan internet gratis di wilayah kampung sebagai bentuk dukungan terhadap penyebaran informasi dan edukasi terkait pencegahan narkoba.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Kominfo Pessel yang akan memasang internet gratis di kampung ini. Dengan adanya fasilitas ini, kami bisa lebih mudah mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan melalui media Pilar Nagari, sehingga upaya pencegahan narkoba dapat lebih luas diketahui masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, publikasi kegiatan sangat penting untuk membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat mengenai bahaya narkoba. Dengan adanya akses internet gratis, kampung ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya preventif menghadapi peredaran narkoba.
Komitmen Kepolisian dalam Pemberantasan Narkoba
Kapolsek Lengayang, Iptu Faisal Saputra, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus berupaya mendukung dan membina masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkotika.
“Kami siap memberikan pendampingan dan dukungan penuh bagi Kampung Anti Narkoba ini. Peran serta masyarakat sangat penting dalam upaya pemberantasan narkoba, dan kami berharap sinergi ini dapat terus terjalin,” ujar Iptu Faisal.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya edukasi kepada generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Ia menyarankan agar kampung ini mengadakan kegiatan positif secara rutin, seperti sosialisasi, diskusi, dan pelatihan keterampilan bagi pemuda agar mereka memiliki alternatif kegiatan yang bermanfaat.
Sinergi Menuju Kampung Bebas Narkoba
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang semakin memperkuat komitmen bersama dalam melawan peredaran narkoba di Pesisir Selatan, khususnya di Kecamatan Lengayang. Dengan adanya dukungan dari kepolisian, pemerintah daerah, serta Kominfo Pessel, Kampung Anti Narkoba Dusun Solok Padi-Padi berpotensi menjadi model bagi kampung-kampung lain dalam menggerakkan program serupa.
Upaya pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, harapan untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba dapat terwujud secara nyata.**Wandi*