Korlap KB Kecamatan Lengayang Gelar Lokakarya Mini Evaluasi Kasus Stunting
- Dec 10, 2024
- Wandi Jusri
- Kabar Kesehatan
Lengayang,pilarnagari.kim.id - Tingginya angka kasus stunting di Kecamatan Lengayang semakin memprihatikan, menanggapi hal tersebut Ediwarman sebagai korlap KB di Kecamatan Lengayang menggelar Lokakarya Mini (Lokmin) bertempat di Gedung KB Kecamatan Lengayang.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Lengayang Alpriyendri.SP, Kepala Puskesmas Kambang, yasmartinis,Kapus Koto Baru, KUA Lengayang Bidan Desa,dan perwakilan dari orang tua anak stunting.
Ediwarman dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Lokmin yang dilaksanakan setiap bulan bertujuan untuk mengevaluasi semua kegiatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas, Bidan Desa dan Kader yang ada terhadap berbagai kasus yang terjadi seperti kesehatan lingkungan, gizi buruk dan stunting sehingga dapat diambil tindakan yang tepat dan akurat dalam mengantisipasi berbagai persoalan tersebut.
Camat Lengayang Alpriyendri dalam kesempatan tersebut meminta kepada puskesmas dan KB agar mengsingkronkan data yang digunakan agar jangan terjadi perbedaan data antara puskesmas dengan KB .
" Masalah ini bisa cepat ditangani kalau data Puskesmas dan data yang ada di KB sama agar kita lebih gampang menanganinya, kalau masalah dana kan bisa dibicarakan bersama "ucapnya.
Kepala Puskesmas Kambang yasmartinis dalam laporannya mengatakan bahwa ada 146 kasus stunting di wilayah kerjanya dan permasalahan yang dihadapi dilapangan dalam menangani kasus stunting adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri dan anaknya ke posyandu dan puskesmas sehingga kadangkala luput dari perhatian sehingga anak yang tadinya menderita kurang gizi menjadi gizi buruk dan akhirnya stunting.
"Kami melakukan berbagai macam cara untuk menarik perhatian orang tua agar mau membawa anaknya ke posyandu dan puskesmas bahkan kami buat berbagai acara inovatif di posyandu dengan memberikan door prize"ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut Bidan Desa Yul Harni juga menyampaikan tentang kasus bayi kembar Vino dan Vini berumur 4 bulan yang beralamat di Pasar Lakitan Nagari Lakitan anak dari Yasni/Idal yang menderita stunting sedangkan kedua orang tuanya menderita gangguan mental .
"Alhamdulillah kedua anak tersebut kini dalam perawatan,Vino ada dalam perawatan saya dan Vini diambil oleh pamannya, saya berharap agar kita semua peduli terhadap hal ini , apalagi ini menyangkut jiwa manusia "ucapnya sambil menangis terisak-isak.(Wandi).