KPU Pessel Gelar Focus Grup Discussion Evaluasi Pilkada Serentak 2024 Bahas Tantangan Dan Perbaikan Kedepan

  • Feb 12, 2025
  • Wandi Jusri
  • Kabar Pemilu

Pesisir Selatan –pilarnagari.kim.id  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Rapat Evaluasi Pemilihan Serentak Nasional Tahun 2024. Kegiatan yang berlangsung di Hotel The ZHM Premiere Padang pada Selasa hingga Rabu (11-12/2) ini bertujuan untuk meninjau pelaksanaan pemilu sebelumnya serta merumuskan langkah-langkah perbaikan untuk penyelenggaraan pemilu yang lebih baik di masa mendatang.

Ketua KPU Kabupaten Pesisir Selatan, Aswandi, dalam sambutannya menekankan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari agenda strategis KPU untuk meningkatkan kualitas pemilu ke depan.

"Rapat evaluasi ini sangat penting sebagai upaya refleksi terhadap pelaksanaan pemilu serentak nasional tahun 2024. Kami ingin memastikan bahwa proses demokrasi berjalan semakin baik, transparan, dan akuntabel pada pemilihan mendatang," ujar Aswandi.

FGD ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah terkait, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Badan Intelijen Negara Daerah (Binda), Kepolisian Resor (Polres), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kejaksaan, Liaison Officer (LO) pasangan calon, bupati dan wakil bupati, partai politik, mantan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), serta insan media.

Pemilu 2024 Berjalan Lancar, Tanpa Sengketa ke MK

Dalam paparannya, Aswandi mengungkapkan bahwa Pemilu Serentak 2024 di Pesisir Selatan berjalan dengan lancar dan aman tanpa adanya gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Keberhasilan ini, menurutnya, merupakan hasil dari kerja sama dan sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemilu.

"Alhamdulillah, pelaksanaan pemilihan serentak nasional tahun 2024 di Kabupaten Pesisir Selatan berjalan baik dan kondusif. Tidak ada sengketa yang berujung ke MK. Ini menjadi bukti bahwa proses demokrasi kita sudah semakin matang," katanya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemilu yang berjalan damai saja belum cukup. Diperlukan evaluasi mendalam untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi serta mencari solusi agar penyelenggaraan pemilu ke depan semakin baik.

"Kami sangat mengharapkan saran dan masukan dari seluruh pihak agar pemilihan serentak nasional ke depan lebih baik, baik dari sisi teknis, regulasi, maupun partisipasi masyarakat," tambahnya.

Evaluasi untuk Pemilu yang Lebih Baik

Rapat evaluasi ini merupakan yang ketiga kalinya digelar oleh KPU Kabupaten Pesisir Selatan. Dalam forum tersebut, berbagai aspek penyelenggaraan pemilu dievaluasi, mulai dari tahapan persiapan, pelaksanaan, hingga pascapemilu. Beberapa isu yang menjadi sorotan dalam evaluasi ini meliputi:

1. Partisipasi Pemilih

Seberapa besar tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu 2024?

Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat partisipasi pemilih?

Strategi apa yang dapat diterapkan untuk meningkatkan partisipasi di pemilu mendatang?

2. Teknologi dan Sistem Pemilu

Efektivitas penggunaan teknologi dalam pemilu 2024.

Tantangan dalam rekapitulasi suara dan pengelolaan data pemilih.

Penguatan sistem digitalisasi pemilu untuk mencegah kesalahan teknis.

3. Keamanan dan Netralitas Penyelenggara

Evaluasi peran aparat keamanan dalam menjaga ketertiban pemilu.

Upaya memastikan netralitas penyelenggara pemilu di semua tingkatan.

Pencegahan potensi konflik dan kecurangan dalam proses pemilu.

4. Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih

Efektivitas program sosialisasi dan pendidikan pemilih.

Strategi menjangkau kelompok pemilih yang masih rendah partisipasinya, seperti pemilih pemula dan pemilih di daerah terpencil.

Aswandi juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pemilu 2024, baik dari penyelenggara, pengawas, aparat keamanan, hingga masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pemilu dengan baik. Semoga ini menjadi amal baik bagi kita semua. Kami juga memohon maaf jika ada kekurangan dalam penyelenggaraan pemilu," ujarnya.

Harapan untuk Pemilu 2029

Melalui rapat evaluasi ini, KPU Kabupaten Pesisir Selatan berharap dapat menyusun rekomendasi yang akan menjadi dasar perbaikan bagi pemilu serentak nasional berikutnya. Dengan adanya evaluasi yang komprehensif, diharapkan penyelenggaraan pemilu 2029 dapat lebih baik, partisipatif, serta bebas dari hambatan teknis maupun politis.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap pemilu yang kita laksanakan semakin berkualitas, transparan, dan dipercaya oleh masyarakat. Semoga suasana kondusif yang telah terjaga selama ini dapat terus berlanjut di masa mendatang," pungkas Aswandi.

Rapat evaluasi ini menjadi langkah awal bagi KPU Kabupaten Pesisir Selatan untuk menatap pemilu berikutnya dengan kesiapan yang lebih matang. Kesimpulan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam FGD ini nantinya akan menjadi bahan kajian bagi KPU dalam menyusun strategi dan kebijakan pemilu yang lebih efektif dan efisien.*Wandi*