Musyawarah Nagari (MUSNAG) Kambang 2025 Fokus Insfratruktur, Swasembada Pangan Dan Kesejahteraan Rakyat

  • Sep 03, 2025
  • Wandi Jusri
  • Kabar Nagari

Kambang,pilarnagari.kim.id  – Musyawarah Nagari (Musnag) Kambang tahun 2025 yang digelar di Gedung Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kambang Pada hari ini Rabu 3 September 2025 berlangsung hangat dengan berbagai usulan dan gagasan strategis dari masyarakat. Tema besar yang diangkat adalah “Mendukung Swasembada Pangan dalam Peningkatan Ketersediaan dan Konsumsi Pangan yang Beragam, Bergizi, dan Seimbang Berbasis Potensi Sumber Daya Alam.”

Walinagari Kambang, Misrita Juniva, SE, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun nagari. “Pembangunan nagari tidak akan pernah berhasil tanpa kebersamaan. Oleh sebab itu, mari kita jadikan Musnag ini sebagai wadah untuk menyatukan gagasan, menyatukan langkah, dan menguatkan komitmen demi terwujudnya Nagari Kambang yang maju, mandiri, dan bermartabat,” ujarnya.

Berbagai usulan prioritas muncul dari masyarakat, mulai dari pembenahan jaringan irigasi untuk memperkuat basis pertanian, pelatihan pembuatan bibit padi unggul bekerjasama dengan Bumnaq Nagari, hingga peningkatan peran niniak mamak dan bundo kanduang dalam pembangunan. Selain itu, pembangunan drainase, pengaspalan jalan Koto Baru, pembangunan jembatan Sumbaru untuk akses ke Lubuk Sariak, serta perbaikan drainase jalan lingkar Talang TS juga menjadi fokus utama.

Di sektor kesehatan, PJ Kepala Puskesmas Koto Baru menekankan pentingnya perhatian nagari terhadap layanan dasar kesehatan. “Kami berharap nagari dapat mengalokasikan dana khusus untuk peralatan medis bagi bidan desa dan kader posyandu. Fasilitas kesehatan yang memadai akan berdampak langsung pada peningkatan layanan kepada masyarakat, terutama ibu dan anak di tingkat nagari,” ujarnya.

Sementara itu, dari sektor pendidikan dan sosial, usulan yang muncul antara lain solusi untuk sekolah di Medan yang kekurangan murid, perbaikan akses jalan menuju SMA 3 Lengayang beserta area parkirnya, penggalakan program randai untuk mengatasi kenakalan remaja, serta pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

Ketua Bamus Nagari Kambang, Edward, SH, turut menegaskan agar bantuan sosial digunakan sesuai peruntukannya. “Bantuan sosial jangan sampai digunakan untuk judi online. Jika ketahuan, maka bantuan akan dihentikan,” tegasnya.

Musnag ini juga menjadi forum penting untuk menampung aspirasi masyarakat yang akan dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari tahun 2026 serta DU RKP tahun 2027. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan semua pihak, Musyawarah Nagari (Musnag) Kambang tahun 2025 diharapkan menjadi titik tolak terwujudnya nagari yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing, dengan tetap berpegang pada nilai adat dan potensi lokal.*Wandi*