Nagari Kambang Barat Gelar Musrenbang Tetapkan RKP 2026 Dan DU-RKP 2027

  • Dec 05, 2025
  • Wandi Jusri
  • Kabar Nagari

Kambang Barat ,pilarnagari.kim.id -Pemerintah Nagari Kambang Barat, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari tahun 2026 serta Daftar Usulan RKP (DU-RKP) tahun 2027, Kamis (04/12) Musrenbang digelar secara partisipatif dengan melibatkan unsur pemerintahan nagari, lembaga kemasyarakatan, serta para tokoh adat dan pemuda.

Musrenbang secara resmi dibuka oleh Camat Lengayang, Alpriyendri, SP, yang menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai wadah sinkronisasi aspirasi masyarakat. “Musrenbang adalah momentum untuk memastikan pembangunan nagari dilakukan secara terukur dan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Pj. Wali Nagari Kambang Barat, Ervan Muharni, dalam sambutannya menekankan bahwa pembangunan nagari harus berangkat dari evaluasi tahun sebelumnya serta mendorong efektivitas penggunaan anggaran.
“RKP yang kita susun hari ini harus menjadi dokumen yang hidup. Kita ingin memastikan setiap program berpihak pada kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memenuhi daftar kegiatan tahunan walaupun anggaran untuk itu sangat terbatas,” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh elemen nagari untuk menjaga kekompakan dan mendukung setiap program pembangunan yang telah disepakati.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh TA P3MD Kabupaten Pesisir Selatan sebagai narasumber Syamsul Efendi, Pendamping Desa Joni Ardi, ST, Syamsuardi (PD), serta unsur Badan Musyawarah (Bamus) melalui kehadiran Wakil Ketua Hadis, S.Ag. Hadir pula Hermawan Saputra, Pimpinan Muhammadiyah Pesisir Selatan, bersama tokoh masyarakat, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, dan tokoh pemuda.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Bamus, Hadis S.Ag, menegaskan peran strategis Bamus dalam mengawal aspirasi masyarakat. “Bamus memiliki kewajiban memastikan setiap usulan warga masuk dalam pembahasan dan diprioritaskan sesuai kebutuhan nagari. Inilah kesempatan kita bersama menentukan arah pembangunan yang lebih baik,” ungkapnya.

Diskusi Musrenbang berjalan dinamis. Beragam usulan muncul, mulai dari pembangunan infrastruktur berupa jalan, jembatan, irigasi, dan drainase; peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan; hingga penguatan ekonomi nagari melalui pelatihan UMKM dan pemberdayaan kelompok usaha. Usulan terkait peningkatan fasilitas sosial-budaya dan kegiatan kepemudaan juga mendapat perhatian besar.

Selain merumuskan prioritas RKP 2026, peserta juga menyusun DU-RKP 2027, yang berisi usulan jangka menengah untuk diajukan ke tingkat kecamatan dan kabupaten. Penyusunan daftar ini mempertimbangkan urgensi kebutuhan masyarakat, dampak sosial-ekonomi, serta kontribusinya terhadap kesejahteraan nagari.

Musrenbang ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk kesepakatan bersama seluruh peserta. Pemerintah Nagari Kambang Barat berharap dokumen RKP 2026 dan DU-RKP 2027 menjadi panduan pembangunan yang efektif, terintegrasi, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.*Wandi*