Program Makan Bergizi Gratis Di SMPN 1 Lengayang 806 Porsi Dibagikan, Siswa Senang Dan Sekolah Berharap Jadwal Di Percepat

  • Aug 05, 2025
  • Wandi Jusri
  • Kabar Daerah

Lengayang, pilarnagari.kim.id, 5 Agustus 2025 — Sebanyak 806 porsi makanan bergizi gratis dibagikan kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Lengayang dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan gagasan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kegiatan ini disambut hangat oleh seluruh warga sekolah.

Kepala SMPN 1 Lengayang, Drs. Yulmedia, M.Pd, mengapresiasi penuh program tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat serta Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni, SH, MH yang telah mendukung pelaksanaannya di wilayah Pesisir Selatan.

> “Anak-anak sangat senang menerima makanan bergizi ini. Mereka merasa diperhatikan oleh negara. Kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden, Wakil Presiden, dan Bupati Hendrajoni atas program yang luar biasa ini,” ujarnya.

Kebahagiaan para siswa terpancar saat menerima makanan yang dibagikan. Namun demikian, ada beberapa masukan dari siswa yang diterima pihak sekolah terkait kualitas dan waktu distribusi makanan.

> “Beberapa siswa menyampaikan bahwa ada nasi yang berair, dan ada juga yang tidak mendapatkan sambal atau lauk. Ini menjadi catatan penting bagi penyedia agar kualitas bisa lebih baik dan merata,” tambahnya.

Selain itu, makanan datang sekitar pukul 12.20 WIB, sedangkan waktu istirahat siswa berlangsung pada pukul 10.00 WIB. Hal ini menyebabkan sebagian siswa sudah kenyang karena terlanjur membeli jajanan.

> “Kami berharap makanan bisa dikirim lebih awal, sekitar jam 10.00, agar tepat waktu saat istirahat. Jadi anak-anak bisa langsung makan dan tidak perlu jajan,” kata Kepala Sekolah.

Meski begitu, Drs. Yulmedia, M.Pd tetap menyikapi situasi ini dengan bijak dan penuh pengertian.

> “Kami sangat memaklumi, karena ini adalah pelaksanaan perdana. Tentu saja masih banyak kekurangan, dan itu hal yang wajar. Namanya manusia, pasti ada khilaf. Yang penting ada evaluasi untuk perbaikan ke depan,” tutupnya.

Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan terus berlanjut dengan peningkatan kualitas, baik dari segi gizi, rasa, maupun pelaksanaan teknis. Para siswa dan guru menyatakan dukungan penuh terhadap program ini sebagai bentuk kepedulian negara terhadap masa depan generasi muda.*Wandi*