Puskesmas Kambang Gelar Lokmin Lintas Sektoral Triwulan Tiga Fokus Pada Eradikasi Frambusia Dan Imunisasi Anak

  • Aug 20, 2025
  • Wandi Jusri
  • Kabar Kesehatan

Fokus Lengayang, pilarnagari.kim.id -20 Agustus 2025 – UPT Puskesmas Kambang menggelar Lokakarya Mini (Lokmin) Lintas Sektoral Triwulan III di Aula Kantor Camat Lengayang, Selasa (20/8). Kegiatan ini difokuskan pada program nasional Eradikasi Frambusia serta peningkatan cakupan imunisasi anak.

Acara dibuka oleh Sekcam Lengayang, Randi Fajulio Putra yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung program kesehatan pemerintah. Hadir dalam kegiatan ini Forkopimca Lengayang, KUA, Wali Nagari, Korwil Disbudcam, Kepala BPP Pertanian, BPBD, Damkar, Ketua LKAAM, Kepala UPT SDN, hingga para bidan desa wilayah kerja Puskesmas Kambang.

Kepala Puskesmas Kambang, melalui Plt. Fitri Armanita, S.Tr.Keb, menyampaikan bahwa eradikasi frambusia merupakan program prioritas Kementerian Kesehatan RI tahun 2025. Program ini bertujuan untuk memutus mata rantai penularan penyakit kulit menular yang dapat menyebabkan kecacatan jika tidak ditangani.

> “Frambusia akan kita basmi mulai dari anak-anak usia sekolah dasar hingga menyeluruh ke masyarakat, sesuai dengan Permenkes Nomor 8 Tahun 2017 tentang Eradikasi Frambusia,” ujarnya.

Selain eradikasi frambusia, Puskesmas Kambang juga menyoroti program Imunisasi Zero Dose untuk anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus) dan Imunisasi Kejar. Sepanjang bulan Agustus, tercatat 373 anak menjadi sasaran imunisasi, dengan capaian sementara 311 anak (83,4%) sudah mendapatkan vaksinasi. Masih terdapat 62 anak yang menjadi target hingga Oktober mendatang.

Kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama lintas sektor sebagai bentuk dukungan penuh terhadap eradikasi frambusia dan program kesehatan lainnya di Kecamatan Lengayang.

> “Kami yakin kegiatan ini tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan semua pihak, baik pemerintah kecamatan, wali nagari, maupun unsur pendidikan dan masyarakat,” tegas Kepala Puskesmas.

Acara diakhiri dengan diskusi, ekspos materi kesehatan oleh tenaga medis, dan penandatanganan komitmen bersama. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Kecamatan Lengayang bisa menjadi contoh dalam mewujudkan masyarakat sehat dan bebas dari frambusia.*Wandi*