Rembuk Stunting Di Nagari Lakitan, Puskesmas Kambang Perkuat Sinergi Lintas Sektor
- Aug 26, 2025
- Wandi Jusri
- Kabar Kesehatan
Pesisir Selatan, pilarnagari.kim.id 16 Agustus 2025 – Upaya percepatan penurunan angka stunting kembali ditegaskan melalui kegiatan Rembuk Stunting yang digelar Puskesmas Kambang di Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang, Sabtu (16/8). Acara ini dihadiri unsur Forkopimca Lengayang, Penjabat Walinagari Lakitan Elza Sumitra, SKM, Kepala Puskesmas Kambang Fitri Armanita, Str. Keb., Bamus Nagari, bidan desa, kader posyandu, tokoh masyarakat, serta perwakilan Camat Lengayang.
Camat Lengayang Alpriyendri, SP, yang diwakili oleh Ingrila, S.Sos menyampaikan bahwa stunting merupakan tantangan serius yang perlu kerja sama semua pihak. “Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Kami dari pemerintah kecamatan mendukung penuh langkah Puskesmas Kambang dan seluruh elemen masyarakat dalam rembuk ini, karena hanya dengan kebersamaan kita bisa menekan angka stunting di Lengayang,” tegasnya.
Penjabat Walinagari Lakitan, Elza Sumitra, SKM, dalam sambutannya juga mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap tumbuh kembang anak. “Nagari siap berkolaborasi dengan tenaga kesehatan, kader posyandu, serta tokoh masyarakat dalam memastikan ibu hamil dan balita mendapatkan perhatian maksimal. Generasi sehat adalah kunci masa depan nagari kita,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kambang, Fitri Armanita, Str. Keb., menekankan strategi utama dalam percepatan penurunan stunting. Antara lain peningkatan layanan posyandu, pemantauan gizi balita, pemberian makanan tambahan, hingga penguatan kapasitas kader. “Kader posyandu adalah ujung tombak di lapangan. Dengan dukungan mereka, kita yakin angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Kambang akan semakin menurun,” katanya.
Kegiatan rembuk ini berlangsung interaktif dengan diskusi terbuka antara peserta dan pemangku kebijakan. Sejumlah usulan muncul, seperti peningkatan sarana posyandu, program gizi tambahan untuk balita, hingga sosialisasi berkelanjutan kepada keluarga di setiap jorong.
Melalui rembuk stunting ini, masyarakat dan pemerintah berkomitmen memperkuat langkah bersama menuju Nagari Lakitan yang sehat, cerdas, dan bebas stunting di masa depan.*Wandi*