Warga Lakitan Utara Budidayakan Tanaman Betadine Untuk Obat Herbal/Alami
- Jun 28, 2025
- Wandi Jusri
- Kabar Kesehatan
Lakitan Utara,pilarnagari.kim.id – Dalam upaya menjaga kesehatan secara mandiri dan memanfaatkan potensi alam sekitar, warga Nagari Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang, mulai membudidayakan tanaman Betadine sebagai bahan dasar obat herbal. Tanaman yang dulunya tumbuh liar ini kini ditanam secara terencana di pekarangan rumah dan kebun warga.
Inisiatif budidaya tanaman Betadine muncul dari kesadaran masyarakat terhadap manfaat luar biasa daun ini dalam mengobati luka ringan, gigitan serangga, hingga infeksi kulit. Di daerah yang masih jauh dari akses puskesmas dan bidan desa, tanaman ini menjadi solusi alami dan murah untuk pertolongan pertama.
"Selama ini kami hanya ambil di alam liar. Sekarang kami tanam sendiri, karena khasiatnya sangat besar, terutama untuk mengobati luka anak-anak yang sering bermain di luar," ungkap Sarman, salah satu tokoh masyarakat Lakitan Utara.
Warga setempat menggunakan daun Betadine dengan cara ditumbuk lalu ditempelkan pada luka. Dalam beberapa hari, luka mulai mengering tanpa tanda-tanda infeksi. Karena efektivitasnya, tanaman ini kini mulai diperkenalkan ke generasi muda melalui kelompok tani dan majelis taklim ibu-ibu.
Program budidaya ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Nagari dan kader kesehatan, yang melihat potensi besar tanaman Betadine sebagai obat herbal lokal berbasis kearifan masyarakat.
"Dengan membudidayakan tanaman ini, kita tidak hanya menjaga tradisi, tapi juga membangun ketahanan kesehatan nagari secara mandiri," ujar Walinagari Lakitan Utara, Aprizal Datuak Bagindo Kayo.
Warga berharap ke depan ada pelatihan lanjutan dan dukungan dari dinas terkait agar tanaman ini bisa diolah lebih modern dan berstandar, bahkan berpeluang menjadi produk unggulan Nagari Lakitan Utara.*Wandi*