Warga Ujung Air Nagari Amping Parak Minta Polsek Sutera Tertibkan Knalpot Brong Selama Ramadhan
- Feb 24, 2026
- Wandi Jusri
- Kabar Nagari
PESISIR SELATAN,pilarnagari.kim.id – Masyarakat Nagari Amping Parak, Kecamatan Sutera, menyuarakan keresahan mereka terhadap maraknya penggunaan sepeda motor dengan knalpot brong yang dinilai sangat mengganggu kekhusyukan ibadah selama bulan suci Ramadhan.
Suara knalpot yang memekakkan telinga kerap terdengar saat umat Islam melaksanakan shalat tarawih di masjid dan mushalla. Warga menilai, aksi para pengendara tersebut tidak hanya mengusik ketenangan, tetapi juga mencederai nilai-nilai kesucian Ramadhan yang seharusnya diisi dengan ibadah dan ketertiban.
“Setiap malam tarawih selalu saja ada motor dengan knalpot brong lewat sambil digeber-geber. Suaranya sangat keras dan mengganggu konsentrasi jamaah,” ungkap Isel salah seorang warga Amping Parak kepada media ini, Selasa (24/2/2026).
Tak hanya pada malam hari, warga juga mengeluhkan aksi serupa yang terjadi pada waktu subuh. Bahkan, menurut mereka, situasi semakin parah setiap hari Minggu. Selain suara knalpot yang memekakkan telinga, para pengendara disebut kerap memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi dan ugal-ugalan di jalanan kampung.
“Subuh-subuh sudah bising. Apalagi kalau hari Minggu, mereka ngebut seperti balapan. Ini sangat membahayakan pengguna jalan lain dan mengganggu warga yang sedang beristirahat maupun bersiap ibadah,” tambah warga lainnya.
Masyarakat khawatir, selain mengganggu ketenangan ibadah, aksi kebut-kebutan tersebut juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Jalan kampung yang relatif sempit dan banyak dilalui warga, termasuk anak-anak dan lansia, dinilai tidak layak dijadikan arena adu kecepatan.
Warga pun berharap pihak kepolisian, khususnya Polsek Sutera, dapat segera mengambil langkah tegas melalui patroli rutin, razia knalpot brong, serta penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.
“Ini bukan soal melarang anak muda berkendara, tapi soal menghormati suasana Ramadhan dan keselamatan bersama. Kami hanya ingin ibadah tenang dan kampung aman,” tegas Marsihal tokoh masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Sutera belum memberikan keterangan resmi terkait langkah konkret yang akan dilakukan untuk menertibkan knalpot brong dan aksi balap liar di wilayah Amping Parak.*Wandi*